Wisata Kuliner Dekat Stasiun Malang Yang Bikin Nagih

Rawon Tessy. Sumber: instagram.com/dad_dish

malangchannel.com, Malang-Wisata di Malang ga cuma tempat keren dan unik tapi wisata kuliner khas Malangan wajib dicoba loh sobat Machan. Masakan Malang itu terkenal dengan bumbunya yang kaya dan rasa yang lezat. Sekali nyoba pasti pengen balik lagi.

Apalagi kalau baru dari perjalanan dan turun di stasiun Malang. Mengisi perut menjadi hal yang wajib untuk mengembalikan stamina tubuh. Ga perlu jauh – jauh, ada banyak wisata kuliner yang bisa dicoba di sekitar stasiun Malang. Dan tentunya rasa yang sudah tidak perlu diragukan lagi.

Apa saja wisata kuliner yang wajib kalian coba. Yuk, simak daftarnya di bawah ini.

1. Rawon Tessy

Rawon Tessy merupakan salah satu wisata kuliner legendaris yang wajib di coba. Kalian bisa menemukan Rawon Tessy di Jalan Trunonoyo, Kiduldalem, Klojen. Lokasinya sekitar 280 meter dari stasiun Malang Kota Baru, hanya 5 menit dengan berjalan kaki.

Rawon Tessy buka setiap hari dari jam 7 sampai jam 10 malam. Seringkali sudah tutup sebelum jam 10. Meskipun Rawon Tessy selalu ramai, pelayanannya cukup cepat. Rawon Tessy memiliki ciri khas kuah yang encer dan bening. Kuah yang segar dipadukan dengan daging yang gurih memberikan cita rasa tersendiri bagi penikmat rawon. Selain daging yang gurih, banyak menu lauk pilihan yang disediakan seperti mendol, tempe goreng, empal dan masih banyak lagi.

Selain rawon sebagai menu andalan, pengunjung juga bisa memesan menu lain. Ada opor ayam, sup, lodeh pecel, pecel, bali telur dan nasi campur.

2. Bakso Pak Dulmanan

Malang juga terkenal dengan baksonya. Bakso Malang memiliki cita rasa sendiri. Hampir di setiap sudut kota ini pasti akan menemui penjual bakso. Dari penjual kaki lima sampai bintang lima. Bakso Malang menjadi salah satu kuliner yang harus anda coba saat berkunjung ke Malang.

Bakso Stasiun Pak Dulmanan menjadi wisata kuliner yang harus di coba. Selain rasanya yang mantul atau mantap betul, Bakso Pak Dulmanan tidak jauh dari stasiun. Hanya 3 menitan dengan berjalan kaki.

- Advertisement -

Ciri khas dari bakso Pak Dulmanan adalah ukuran baksonya yang besar. Dan sobat Machan juga wajib memesan gorengan tahunya yang berisi rebung. Bakso yang telah berdiri sejak 1960-an memang berbeda, kuah baksonya sangat sedap. Seporsi Bakso Pak Dulmanan dijamin akan memanjakan lidah sobat Machan. Jika tertarik, depot bakso buka dari jam 10.00 – 22.00.

3. Soto Basket

Satu lagi wisata kuliner legendaris yang patut dicoba saat berkunjung ke Malang yaitu soto basket. Soto basket memiliki 3 cabang. Salah satunya berada di stasiun Malang Kota Baru. Soto yang berdiri sejak 1951 ini buka dari jam 7 pagi sampai jam 5 sore.

Kesegeran dari kuah soto dilengkapi dengan lerasan jeruk bisa mengembalikan tenaga untuk menjelajah Malang. Soto basket menyediakan menu soto daging dan soto ayam. Selain menu soto, disini juga ada rawon, campur, kari ayam dan pecel.

4. Nasi “Bug” Matirah

Jika bosan dengan yang berkuah – kuah, kalian bisa mencoba Nasi “Bug” Matirah. Meskipun nasi bug ini makanan khas Madura, sobat Machan harus mencobanya. Pasalnya, nasi bug Matirah merupakan salah satu kuliner legendaris kota Malang. Nasi bug berhasil membawa cita rasa khas Madura di bumi Arema.

Nasi yang dipadukan dengan lauk pilihan sukses menyihir lidah. Lauk yang disediakan juga terbilang komplit. Mulai dari tahu balado, sayur nangka pedas, paru, babat, lidah, dendeng dan masih banyak lainnya.

Nasi bug buka dari jam 6 pagi sampai jam 3 sore. Lokasi Nasi “Bug” hanya 100 meter dari stasiun Malang Kota Baru.

5. STMJ 29 Trunonoyo

Untuk sobat Machan yang sedang menunggu kereta atau baru datang dan sedang tidak ingin makan makanan berat, bisa mencoba STMJ 29. Cita rasa STMJ yang khas tetap dipertahankan sejak pertama kali buka lada 1993 silam. Tidak hanya menyediakan minuman, disini juga menyediakan makanan ringan.

Lokasi STMJ 29 terbilang cukup strategis dan tidak jauh dari stasiun Malang Kota Baru. STMJ 29 juga memiliki tempat yang nyaman dan buka dari jam 5 sampai jam 3 pagi.

Bagaimana sobat Machan, menggiurkan bukan. Kalau berkunjung ke Malang, kalian tertarik mencoba yang mana? (DEW)

- Advertisement -

- Advertisement -

Comments