WAPRES : Ayo Bersama Perangi Gerakan Radikal di Sekeliling Kita

Malangchannel.com, Malang – Sudah pada tahu kan tentang isu dan gerakan radikalisme yang akhir-akhir ini meresahkan banyak pihak, tidak hanya pemerintah dan masyarakat juga memiliki peran penting untuk memeranginya. Bertempat di Gedung Bundar Universitas Islam Malang Wapres Ma’ruf Amin luncurkan gerakan pelopor antiradikalisme pada Rabu (27/11).

Menurutnya radikalisme sudah menjadi penyakit yang harus diperangi oleh semua orang. Banyaknya dalih yang mengatas namakan agama dipergunakan kelompok tertentu untuk melakukan praktek radikal yang bermuatan negatif dan tentunya merugikan banyak aspek.

“Bagi saya UNISMA adalah bagian dari keluarga saya, putri saya sendiri alumni dari UNISMA namanya Nur Azizah dari fakultas hukum UNISMA angkatan 1992 dan lulus tahun 1996,” ungkapnya.

“UNISMA lembaga pendidikan tinggi dari tokoh dan cendekiawan muslim di Kota Malang, saya harapkan dapat terus menyuarakan visi NU yang moderat dan menjadi benteng pertama NKRI,” imbuhnya.

“Saya berharap UNISMA dapat terus tumbuh jadi perguruan islam yang besar, berkualitas, dan mandiri. Saya gembira UNISMA meluncurkan gerakan anti radikalisme, ini sangat relevan dengan situasi saat ini yang dapat mengancam kehidupan bernegara, sebagai umat islam dan khususnya NU,” tegasnya.

Wapres mengungkapkan jika saat ini radikalisme banyak merugikan unsur kehidupan, kenegaraan dan kebangsaan dengan dalih agama, suku dan kelompok tertentu. Banyak dalil radikalisme  yang dikaitkan dengan agama Islam, Islam sendiri sebagai rahmat seluruh semesta digunakan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk tujuan kekerasan. Bagaimana mungkin islam sebagai agama yang cinta damai digunakan sebagai dalih kekerasan.

“Kita harus meningkatkan semangat produktivitas supaya bisa bersaing di tingkat nasional dan global,” tutupnya.

Cara radikalisme sendiri adalah transfer cara berpikir tentang ideologi tertentu dengan mentoleransi kekerasan untuk mencapai tujuan. Kita harus gunakan spirit Islam nusantara untuk menangkal radikalisme dan meningkatkan ekonomi umat. (HAW)

Comments