UM Kampus Tertua di Malang, Raih Peringkat ke-9 di PIMNAS ke-33

Malangchannel.com,Malang- Prestasi gemilang berhasil ditorehkan oleh Kampus tertua di Kota Malang, yaitu, Universitas Negeri Malang (UM) dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-33 tahun 2020. UM mendapatkan berita gembira dengan menduduki peringkat ke-9 PIMNAS ke-33 pada Sabtu malam (28/11).

Prestasi yang berhasil dibawa pulang oleh UM ini antara lain tiga medali emas, satu medali perak, dan dua medali perunggu.

Nadiem Anwar Makarim, BA., MBA., Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, dalam sambutannya menyampaikan bahwa para mahasiswa telah berhasil menghadirkan buah pikir yang luar biasa dalam PIMNAS ke-33. Hal tersebut mengindikasikan bahwa pandemi Covid-19 tidak memadamkan geliat, semangat, dan kreaktivitas dari teman-teman mahasiswa.

- Advertisement -

Dr. Med. dr. Indwiyani Astuti, Ketua Dewan Juri PIMNAS ke-33, menyatakan bahwa PIMNAS tahun ini menyuguhkan 186 penghargaan yang terbagi ke dalam dua kategori, yakni poster dan presentasi. “Adapun gelar juara umum akan diberikan kepada bagi delegasi universitas yang memperoleh jumlah medali emas terbanyak dalam kategori presentasi”, tuturnya.

Afis Baghiz Syafrudin sebagai salah satu delegasi UM penerima medali emas mengungkapkan bahwa pihak mereka sangat senang dan bersyukur dapat mengharumkan UM di PIMNAS ke-33. “Tentunya sangat senang dan bersyukur dengan perolehan medali emas pada kategori poster, UM sangat banyak membantu kami dalam menyelesaikan perjuangan ini bahkan sejak pembuatan proposal PKM. Perjuangan hampir satu tahun di tengah pandemi memberikan hasil yang maksimal”, ungkapnya.

Dr. Heny Kusdiyanti, S.Pd., M.M., selaku Ketua Bidang Penalaran UM menjelaskan bahwa pencapaian mahasiswa yang diraih pada tahun 2020 memang sangat berat. Pasalnya, pembinaan yang dikerahkan pada tahun ini dilakukan secara daring.  “Ini merupakan pola pembinaan baru dari tim kemenangan, karena selama ini tampilan presentasi UM dilakukan secara Luring”, jelasnya pada Minggu (29/11). Pembinaan delegasi PIMNAS UM dilakukan  dalam waktu yang cukup singkat yakni pembinaan efektif selama dua minggu.

Heny juga menjelaskan bahwa adaptasi delegasi PIMNAS UM dengan model daring membutuhkan konsentrasi tinggi dalam teknologi. “Alhamdulillah pihak UM yaitu TIK dan rumah tangga sangat mendukung dan turut berkontribusi sehingga kendala teknis bisa diminimalisir”, tambahnya. Kerjasama tim dan sivitas akademika memiliki peran besar dalam kemenangan UM di PIMNAS ke-33. Di sisi lain, terdapat PKM Center UM yang terdiri dari alumni PIMNAS tahun sebelumnya, ikut membantu adik-adiknya mempersiapkan kemampuan dalam berlaga. “Pencapaian prestasi ini didukung pula oleh jajaran pimpinan langsung di UM, sehingga prestasi ini adalah prestasi bersama se-UM”, jelasnya. (Rfl)

 

- Advertisement -

- Advertisement -

Comments