Punya Jiwa Sosial? Ayo Jadi Relawan, Kemendikbud Buka Perekrutan Covid-19 Lho…

Malangchannel.com, – Corona… corona… dan corona.. saat ini seolah menjadi hal yang paling menakutkan bagi banyak orang. Penyebarannya yang sangat cepat membuat masyarakat menjadi cemas akan virus covid-19 ini. Segala cara sedang digalakan untuk membasmi wabah penyakit yang berawal dari daratan china tersebut. Baik pemerintah, instansi baik secara kelompok maupun perorangan agaknya sudah mulai sadar mengenai cepatnya penyebaran virus.

Untuk kalian yang mau turut andil dalam memberantas virus covid-19 bisa lho, kemendikbud sedang membuka pendaftaran bagi kamu yang mau jadi relawan covid-19.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam mengungkapkan jika nantinya relawan ini diambil dari para mahasiswa yang memiliki tugas untuk komunikasi, informasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Para relawan yang turut andil diposisikan pada sektor nonmedis, jadi tidak menangani pasien secara langsung. Namun, bagi relawan medis dan harus berhubungan dengan orang yang diduga terjangkit Covid-19 maka wajib memakai Alat Pelindung Diri (APD).  Itu menjadi salah satu SOP bagi relawan, kami menegaskan tidak boleh ada relawan terjun ke lapangan tanpa APD,” katanya.

Kami bekerja sama dengan Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI), Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI), Asosiasi Institusi Profesi Ners Indonesia (AIPNI), Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI), dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI).

Jadi tidak sembarang orang bisa menjadi relawan, adapun kriteria yang kami minta yakni dalam keadaan sehat, tidak merokok selain itu siap untuk berkomitmen dan bertanggung jawab disertai surat izin dari keluarga (wali/pasangan).

Untuk kualifikasi khusus sendiri, relawan yang dibutuhkan yakni tenaga medis, tenaga kesehatan, dokter internship, mahasiswa kesehatan dan lainnya.

Para calon relawan bisa melakukan pendaftaran di http://bit.ly/RelawanKemdikbud jadi tunggu apalagi, Indonesia butuh bantuan kalian jangan mau berdiam diri dan hanya menonton kondisi yang semakin memburuk ya. (HAW)

Comments