Perwakilan Tim Mahasiswa Teknik dari 45 Universitas diseluruh Indonesia Jadikan Ajang KMHE 2019 Sebagai Ajang Inovasi dibidang Automotif

Malangchannel.com, Malang – Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) kembali digelar, kali ini Universitas Negeri Malang berkesempan untuk menjadi tuan diajang nasional ini. Sebanyak 80 tim yang menjadi perwakilan dari 45 perguruan tinggi di Indonesia turut bersaing dalam kontes ini. Untuk tahun ini KMHE sendiri mengangkat tema “Utas Awij untuk Alam” yang memiliki filosofi menyatukan jiwa untuk menjaga kelestarian alam melalui kendaraan hemat energi.

Kegiatan ini diadakan mulai 24-28 September 2019, KMHE 2019 sendiri dibuka oleh Ditjen Belmawa Kemristekdikti, Didin Wahyudin. Didin mengungkapkan jika KMHE 2019 adalah ajang bagi para mahasiswa untuk saling menunjukan kreativitas dalam menciptakan inovasi mobil hemat energi.

“KMHE 2019 adalah wadah kreatif untuk mahasiswa menunjukan kemampuannya menciptakan produk baru khususnya dibidang automotif. Ini merupakan kontes nasional, banyak aspek yang bisa dipelajari peserta maupun pengunjung KMHE 2019. Disini mereka bisa menyatukan visi dan misi untuk menciptakan mobil yang ramah lingkungan. Selain itu kegiatan ini terbuka untuk masyarakat, dengan begitu antara masyarakat dan mahasiswa dapat menyatu dan saling berinteraksi,” ujarnya.

“Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menjadi dorongan untuk para mahasiswa memiliki peran aktif untuk menjaga kesinambungan dan ketahanan energi nasional. Nantinya tidak sampai disini saja baik nasional maupun internasional akan ada inovasi lagi yang lebih baik dan akan menjadi tolak ukur serta contoh mahasiswa lain untuk berkompetisi,” imbuhnya.

Kebanggaan Keluarga Besar Universitas Negeri Malang di Kontes Mobil Hemat Energi 2019

Selain itu achmad fauzi selaku panitia KMHE 2019 mengungkapkan kebanggaannya dapat menjadi bagian dari kontes nasional ini. Sebagai tuan rumah KMHE 2019 Universitas Negeri Malang memiliki komitmen memberikan pelayanan dan fasilitas yang terbaik untuk peserta dan pendamping.

“Kami memberikan pendampingan pada setiap peserta, karena banyak yang pertama kali datang ke Universitas Negeri Malang maupun kota Malang tentunya membutuhkan banyak informasi selama disini,” katanya.

“Ini adalah ajang nasional yang initinya memperlombakan mahasiswa teknik mesin untuk menciptakan mobil yang hemat energi. Universitas Negeri Malang sendiri merupakan kali ke-4 mengikuti acara ini yang pertama pada tahun 2016 di UGM, lalu di ITS, Padang, dan yang terbaru di Universitas Negeri Malang sendiri, kami memiliki harapan besar dapat menjadi yang terbaik di KMHE 2019 ini dan selain itu kami dapat menjadi rumah yang nyaman bagi perwakilan 45 Universitas di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

KMHE 2019 memiliki dua kategori kendaraan yakni: Prototype dan Urban Concept, Tomy yang merupakan perwakilan peserta KMHE 2019 dari Universitas Negeri Malang mengungkapkan jika mobil ini merupakan kali ke-4 ikut dalam ajang kontes. Sebagai tim perlu menyiapkan ketahanan mesin dan tentunya keamanan berkendara.

“Kami dari Universitas Negeri Malang sendiri membawa 2 tim dengan 3 mobil yang dikonteskan di KMHE 2019. Ada 21 peserta dari Universitas Negeri Malang yang bekerjasama merangkai mobil hemat energi dengan bahan bakar ethanol. Dengan ini kami harap kedepannya ethanol dapat menjadi bahan bakar yang digunakan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.

Memasuki tahun yang ke-7, dimulai dari tahun 2012 KMHE selalu rutin diadakan dan sudah banyak sekali produk dan inovasi yang dihasilkan dari para peserta. Terlihat sangat besar dukungan pemerintah kepada mahasiswa dalam memberikan fasilitas dan media untuk mengembangkan kendaraan yang hemat energi dan ramah lingkungan. (HAW)

Comments