Perkembangan Malang Hadapi Virus Covid-19

Malangchannel.com, Malang – Saat ini Indonesia sedang dilanda bencana wabah virus covid-19, penyebarannya yang sangat cepat membuat masyarakat menjadi cemas akan virus ini. Segala cara sedang digalakan untuk membasmi wabah penyakit yang berawal dari daratan china tersebut. Baik pemerintah, instansi baik secara kelompok maupun perorangan agaknya sudah mulai sadar mengenai cepatnya penyebaran virus.

Malang sendiri sudah melakukan banyak langkah untuk memerangi penyebaran virus covid-19 baik dari sektor kota maupun kabupaten dirasa sudah sangat maksimal. Beberapa hal yang sudah dilakukan pemerintah baik instansi terkait wabah penyakit mematikan ini.

Tidak Ada Lockdown Namun Pengadaan Social Distancing Dibeberapa Titik

Satlantas Polres Malang belum menerapkan penyekatan di jalur pintu masuk Kabupaten Malang, bagi pengendara atau pendatang luar daerah. Kasatlantas Polres Malang, AKP Diyana Suci Listyawati menerangkan, kebijakan penyekatan baru bisa dilakukan, jika ada keputusan yang telah disepakati oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Malang.

“Soal adanya arus masuk masyarakat dari luar Kabupaten Malang, belum ada upaya pembatasan atau penutupan jalur. Karena itu ranahnya harus dibahas lebih luas dengan Forkopimda. Jadi tak hanya dari kepolisian,” ungkapnya.

“Akses masuk ke kabupaten malang masih normal ya. Jadi upaya yang kita lakukan saat ini adalah masih mendata angkutan umum, baik bus dan kereta api. Kami penumpang yang masuk ke Kabupaten Malang dari luar provinsi maupun kota atau kabupaten,” jelasnya.

Pendataan Mahasiswa

Ada beragam cara yang diterapkan pihak kampus untuk bisa mendapatkan data keberadaan para mahasiswanya mengingat saat ini perkuliahan sudah diberlakukan pembelajaran dan ujian lewat daring sebagai antisipasi pada Covid-19 hingga akhir semester.

Aulia Luqman, humas FIA UB menyampaikan jika saat ini sedang membangun suatu perangkat berbasis web untuk memantau keberadaan mahasiswa.

“Dari web itu nanti diharapkan kami bisa mengetahui posisi real mahasiswa. Berapa orang yang di Malang, dan berapa orang yang di luar Malang, juga berapa orang yang aslinya Kalimantan tapi ternyata dia sekarang di Bandung (redzone). Data itu nanti akan kami gunakan sebagai masukan pembuatan kebijakan terkait kegiatan akademik,” ungkapnya.

Jadikan Stadion Kanjuruhan Sebagai Pusat Karantina

Bupati Malang, Muhammad Sanusi menegaskan, Pemerintah Kabupaten Malang tengah berjaga-jaga dengan menyiapkan tempat karantina bagi warganya.

“Kami siapkan tempat di Stadion Kanjuruhan. Penerapannya kami perintahkan Direktur RSUD Kanjuruhan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang. Kebutuhan logistik ditangani oleh Sekda (sekretaris daerah),” tuturnya.

Nah sudah banyak bukan langkah pemerintah baik instansi untuk menangani wabah corona ini, jika kalian ingin turut andil dalam memerangi covid-19 cukup #dirumahaja ya. (HAW)

Comments