Malang Darurat Bencana, Apa Tindakan Kalian?

Malangchannel.com, Malang – Akhir-akhir ini pasti kalian banyak tahu tentang bencana-bencana yang sedang melanda kota Malang. Sebagai warga baik pendatang maupun yang sudah lama tinggal dikota Malang bagaimana pendapat kalian tentang kejadian yang menimpa kota ini? Apa sudah melakukan hal yang berdampak bagi kota yang penuh keindahan alam ini?

Pantai, gunung, air terjun, tempat-tempat wisata dan masih banyak lagi daya tarik dikota ini. Tidak hanya menyimak berita bencana tapi banyak juga lho yang bisa kalian lakukan untuk mengembalikan indahnya kota tercinta ini.

  1. Bijak Dalam Menyikapi Bencana
    Apa yang ada dipikiran kalian jika mengetahui adanya bencana? Pastinya jika bencana terjadi dilingkungan sekitar kita harus segera cepat tanggap. Menyelamatkan diri dan orang-orang terdekat kita, jangan malah mendahulukan posting disosmed hanya untuk menjadikan bencana itu viral. Itu adalah kepentingan pribadi yang dapat membahayakan kita, baik memang membagi keadaan disekeliling kita namun utamakan keselamatan kalian.
  2. Berikan Dukungan Moril Maupun Materil
    Untuk kalian yang berada di daerah tidak terdampak bencana perlu banyak bersyukur dan jika kita mampu tidak ada salahnya memberikan dukungan kepada korban yang terdampak bencana. Berikan bantuan baik materil maupun moril kepada saudara kita yang membutuhkan.
  3. Berhenti Menyebarkan Hoax
    Lagi kena musibah kok malah posting berita hoax? Menyebarkan hal negatif yang belum tentu faktanya hanya untuk mencari sensasi juga banyak kok dilakukan oleh beberapa oknum tidak bertanggung jawab. Kalian banyangkan saja jika berada diposisi korban, tidak adil bukan?
  4. Menanggulangi Bencana Disekeliling Kita
    Buat kita yang masih diberikan keselamatan, ada baiknya kita lebih pintar melindungi lingkungan sekitar. Stop buang sampah di gunung, pantai dan tempat-tempat wisata, Stop merusak fasilitas umum yang ada dan lakukan hal positif yang dapat memberikan kelestarian alam. Menjaga yang sudah ada misalnya, sederhana bukan. (HAW)
Comments