Film Mulih Sampaikan Rasa Rindu Seorang Ibu

Malangchannel.com,Malang-Malam ini (24/01) film Mulih pertama kali ditayangkan untuk umum di Kozi Caffe 7.0 Jalan Opak No.2 Bunulrejo. Film Mulih merupakan film pendek produksi bersama kedua dari UKM film SINEDEK. Acara pemutaran yang juga didatangi berbagai komunitas film yang ada di Malang raya ini sukses diselenggarakan.

Tidak hanya menonton film, dalam launching film Mulih juga membuka ruang diskusi. Diskusi yang dipimpin oleh moderator mempertemukan Rizkhi Amaliya sebagai produser, Vava Andriansyah sebagai sutradara dan Na’im Akbar sebagi penulis dengan penontonnya.

Film Mulih menceritakan tentang kerinduan seorang ibu terhadap anak terakhirnya yang menjadi aktivis Mahasiswa di kota. Selain itu kabar anak yang simpang siur ditambah dengan berbagai teror yang dialami keluarga.

Film yang memakan proses produksi dari pra produksi hingga screening hampir 1 tahun ini juga tidak lepas dari berbagai kendala. Masalah yang dihadapi seperti kendala teknis, waktu dan hal – hal lain di luar dugaan. Namun dengan kegigihan semua crew, film ini dapat discreeningkan dengan lancar.

- Advertisement -

Sutradara film Mulih, Vava Ardiansyah mengatakan “kendala yang dihadapi yaitu ketika praproduksi waktunya terlalu mepet karena disisi lain kita mematangkan naskah dulu sehingga beberapa rencana untuk film ini terlewat, selain itu sulitnya mencari talent juga menjadi kendala besar dalam film ini. Peran ibu sendiri didapatakan h-2 sebelum produksi. Namun, dengan waktu yang sesingkat ini saya cukup terpukau dengan talent ibu. Selain itu, saat produksi proses pengambilan gambar tidak beruntun seperti pada umumnya tapi terbagi – bagi seperti scene yang berat diambil di hari lain”.

Judul Mulih sendiri diambil dari bahasa Jawa yang berarti pulang. Dalam bahasa Jawa kata pulang memiliki dua makna, yakni pulang ke rumah dan pulang ke Tuhan. Persepsi pulang yang kedua ini biasanya disebut pulang hanya nama.

Film yang bertemakan keluarga ini dipilih karena keluarga itu sangat berharga. Keinginan seorang ibu hanya ingin bersama anak-anaknya di masa tuanya. Hal ini diperlihatkan dari keluarga yang tak utuh dan dialog ibu yang menginginkan kebersamaan dari kedua anaknya.

Pesan yang ingin disampaikan dalam film ini menurut sutradara yaitu jangan menyiksa ibu dengan rindu.
Rizkhi Amaliya, Produser dari film ini menambahkan, “pesan yang disampaikan dalam film ini yaitu kerinduan. Seorang ibu selalu memikirkan anaknya, tidak peduli dekat maupun jauh. Terlebih ketika seorang anak jauh dari ibunya, kekhawatiran itu akan semakin membesar”.

Film Mulih ini akan diperkenalkan ke khalayak umum melalui berbagai pemutaran di Kota Malang dan tidak menutup kemungkinan kota – kota lain di Indonesia. Harapan dari film ini semoga khalayak dapat menikmati film ini.(DEW)

- Advertisement -

- Advertisement -

Comments