Ayo Melek Literasi, Jangan Jadi Budak Digital

MalangChannel.com, Malang – Pijak Batas adalah mahasiswa peminatan Public Relations, Jurusan ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional  Pijak Batas mengadakan acara Ngabuburead Neolit 2017 untuk menanggapi isu sosial politik di masyarakat Indonesia tentang minimnya kepedulian generasi milenial terhadap dunia literasi.

Ngabuburead Neolit 2017 diadakan Minggu (4/06), di Ngalup.Co dengan dua rangkaian acara, yakni nonton bareng film yang diproduksi oleh ICT Watch dan Watch Doc dengan judul Lentera Maya dan selanjutnya dilakukan talkshow dengan mengangkat tema Literasi Sosial Politik pada Generasi Milenial di Era Digital.

Ibnu Pohan Dosen Ilmu Politik Universitas Brawijaya, Husnun N. Djuraid, praktisi media sekaligus Komisaris Harian Malang Post, Eko Cahyono pegiat literasi & Pendiri Perpustakaan Anak Bangsa. dan Abdul Wahid hadir sebagai pembicara talkshow.

- Advertisement -

Keempat narasumber Ngabuburead Neolit  berpesan untuk generasi milenial harus banyak mempelajari sejarah, meninggalkan plagiasi dan belajar untuk lebih banyak menghasilkan karya, jangan meninggalkan perpustakaan dan milenial harus turun gunung atau pro aktif dalam menelurkan karya-karya untuk menggerakkan literasi di kalangan masyarakat.

“Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian peserta terhadap dunia literasi. Sehingga, dapat lebih kritis dalam menyikapi isu dan berita sosial politik yang ada, serta dapat menangkis berita hoax yang bisa menimbulkan permasalahan. Dengan mengumpulkan para Neolit, gagasan dari Pijak Batas untuk menyebut generasi milenial yang paham, peduli serta berdedikasi bagi kemajuan bangsa melalui literasi sosial politik,” ungkap Danang Fajar Pamungkas selaku Ketua Pelaksana sekaligus CEO Pijak Batas. (IST)

- Advertisement -

- Advertisement -

Comments