4 Air Terjun Menawan di Kabupaten Malang

malangchannel.com, Malang – Wisata air terjun bisa menjadi alternatif untuk berwisata. Setelah penat dengan tugas yang menumpuk, sobat Machan bisa melepas lelah dengan menikmati kesegaran air tejun. Selain merefresh pikiran, berlibur ke wisata air terjun juga dapat menyehatkan badan.

Sebagai daerah yang berada di kawasan pegunungan, banyak air terjun yang tersebar di Kabupaten Malang. Diantaranya ada air terjun yang mudah di akses, masih sulit di akses, air terjun yang landau dan air terjun yang tinggi.

Berikut ini ada 4 rekomendasi air terjun menawan yang bisa kalian temui di kawasan Kabupaten Malang versi Malang Channel.

Air Terjun Coban Pelangi

Banyak dari Sobat machan yang sudah tidak asing dengan air terjun yang satu ini. Air terjun coban pelangi terletak di Kawasan Taman Nasional Bromo. Lebih tepatnya berada di Desa Gubuklakah, Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang atau sekitar 30 km dari Kota Malang arah ke Gunung Bromo.

Air terjun coban pelangi terbilang masih sangat alami karena terjaga dari tangan usil pengunjung. ketika datang pertama kali sobat Machan akan disambut suara gemuruh air terjun dan suara hewan hewan yang menenangkan pikiran.

Waktu terbaik untuk menikmati keindahan coban pelangi dari pagi hingga pukul 15.00. Saat pagi hari udara akan terasa sejuk dan menyegarkan. Siang sedikit sobat Machan bisa melihat sinar matahari yang membiaskan air terjun hingga tercipta warna pelangi yang menajubkan.

Sobat Machan juga bisa ngecamp di area air terjun coban pelangi karena disediakan camping ground. Namun, sobat Machan juga harus berhati – hati dan menyiapkan diri saat berkunjung ke air terjun coban pelangi karena jalurnya naik turun dan cukup sulit

Air Terjun Tumpak Sewu

Wisata air terjun tumpak sewu berada di perbatasan antara Lumajang dan Malang. Jarak air terjun tupak sewu dari pusat kota Malang sekitar 68 km ke arah selatan. Rute yang sobat Machan ambil ketika ingin berkunjung di wisata air terjun ini yaitu arah ke Lumajang. Jalur yang sobat Machan lalui ke lokasi air terjun cukup bagus, namun harus berhati – hati karena akan berpapasan dengan kendaraan besar seperti bis.

Sesuai namanya, air terjun ini tidak hanya satu air terjun tapi ada banyak air terjun yang berjajar dari ujung ke ujung. Jajaran air terjun ini membentuk lengkungan sekitar 100 meter dengan ketinggian sekitar 70 meter. Jika disaksikan seperti tirai air yang menutupi lembah dengan latar belakang tumbuhan hijau dan tanah basah. Jika dilihat dari bawah akan terasa seperti berada di dunia perut bumi.

Ada dua cara untuk menikmati air terjun tumpak sewu. Pertama, menyaksikan dari atas, melihat hamparan air terjun yang mengalir ke bawah. Kedua, melihat air etrjun dari bawah. Untuk menikmati air terjun dari atas rute yang dilalui tidak sulit dan hanya memakan waktu sekitar 15 menit dari pintu masuk. Namun, jika ingin menyaksikan dari bawah, jalan yang dilalui cukup sulit dan licin jadi harus ekstra hati – hati serta membutuhkan waktu yang lebih lama sekitar 50 menit.

Air terjun Coban Jahe

Jangan mengira anda akan menemukan hamparan tanaman jahe di air terjun coban jahe. Anda akan menemukan wisata air terjun yang dipenuhi dengan lembah berbunga dan tumbuhan paku yang besar – besar. Selain itu banyak spot foto menarik yang ada di sekitar air terjun coban jahe. Di kawasan wisata air terjun coban jahe juga disediakan area perkemahan.

Air Terjun coban jahe tidak terlalu jauh dari kota Malang. Hanya berjarak sekitar 23 km dari pusat kota. Air terjun coban jahe terletak di Desa Pandasari Lor, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Sobat Machan tidak perlu khawatir jika ingin mengunjungi wisata air terjun coban jahe. Jalan yang akan dilalui cukup mudah dan lokasi air terjun tidak jauh dari tempat parkir.

Air terjun banyu anjlok

Berbeda dari air terjun yang lain. Air terjun banyu anlok berada di dekat pantai. Sehingga air yang mengalir akan langsung terbawa ke pantai. Sensasi yang sobat Machan rasakan akan berbeda karena dapat menikmati air terjun dan pesona pantai sekaligus.

Air terjun banyu anjlok mengalir di bebatuan karang yang berasal dari tampungan air di atasnya. Jika air terjun pada umumnya mengalir dari satu titik yang sama, berbeda dengan air terjun banyu anjlok yang alirannya menyebar.

Lokasi air terjun ini memang cukup tersembunyi. Pengunjung harus melalui loket masuk pantai lenggoksono kemudian berjalan sekitar 1 jam atau bisa juga dengan menaiki perahu dari pantai lenggoksono. Tiket yang dibayarkan juga cukup terjangkau yaitu sekitar 10 ribu rupiah. Sobat Machan bisa menikmati air terjun banyu anjlok di Desa Purwodadi, Tirtoyudo, kabupaten Malang. (DEW)

Comments